Pengertian HTML
>
(HyperText Mark up Language)
adalah untuk membuat halaman website dan juga
menampilkan informasi / post-post yang ada di dalam sebuah
penjelajah web
(bahasa Inggris: Website Browser) pemformatan hiperteks yang
sederhana yang
sesudah ditulis dalam berkas ASCII (American Standard Code for
Information Interchange) untuk dapat menampilkan wujud
terintegerasi.
hypertext adalah kata atau frase yang dapat menunjukkan hubungan suatu
naskah dokumen dengan naskah-naskah lainnya. Jika kita klik pada kata
atau frase untuk mengikuti link ini maka web browser akan memindahkan
tampilan pada bagian lain dari naskah atau dokumen yang kita tuju.
Markup
Pada
pengertiannya di sini markup menunjukkan bahwa pada file HTML berisi
suatu intruksi tertentu yang dapat memberikan suatu format pada dokumen
yang akan ditampilkan pada World Wide Web.
Language
Meski HTML
sendiri bukan merupakan bahasa pemrograman, HTML merupakan kumpulan
dari beberapa instruksi yang dapat digunakan untuk mengubah-ubah format
suatu naskah atau dokumen
Kumpulan Tag HTML
1(!-- --) Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser
2(a href) Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut
3(a name) Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama
4(applet) Sebagai awal dari Java applets
5(area) Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map
6(b) Membuat teks tebal
7(basefont) Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font
8(bgsound) Memberi (suara latar) background sound pada halaman web
9(big) Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya
10(blink) Membuat teks berkedip
11(body) Tag awal untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap text, warna link & visited link
12(br) Pindah baris
13(caption) Membuat caption pada tabel
14(center) Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar
15(comment) Meletakkan komentar pada halaman web tidak tidak akan nampak pada browser
16(dd) Indents teks
17(div) Represents different sections of text.
18(embed) Menambahkan sound or file avi ke halaman web
19(fn) Seperti tag (a name)
20(font) Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks
21(form) Mendefinisikan input form
22(frame) Mendefinisikan frame
23(frameset) Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame
24(h1 ... h6) Ukuran font
25(head) Mendefinisikan head document.
26(hr) Membuat garis horizontal
27(html) Bararti dokumen html
28(i) Membuat teks miring
29(img) Image, imagemap atau an animation
30(input) Mendefinisikan input field pada form
31(li) Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag (dir), (menu) (ol) and (ul)
32(map) Mendefinisikan client-side map
33(marquee) Membuat scrolling teks (teks berjalan) - hanya pada MS IE
34(nobr) Mencegah ganti baris pada teks atau images
35(noframes) Jika browser user tidak mendukung frame
36(ol) Mendefinisikan awal dan akhir list
37(p) Ganti paragraf
38(pre) Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama
39(script) Mendefinisikan awal script
40(table) Membuat tabel
41(td) Kolom pada tabel
42(title) Mendefinisikan title
43(tr) Baris pada tabel
44(u) Membuat teks bergaris bawah
Cara mengkoneksi database mysql dengan phpUntuk
melakukan koneksi ke MySQL ada dua fungsi yang bisa digunakan. Yang
pertama adalah dengan menggunakan fungsi mysql_connect. Sintaks
fungsinya adalah sebagai berikut.
resource mysql_connect ( [string server [, string username [, string password [, bool new_link [, int client_flags]]]]])
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut ini.$conn = mysql_connect('localhost', 'root', 'passwordku');
if (!$conn) {
die('Koneksi ke MySQL gagal: ' . mysql_error());
}
echo 'Koneksi ke MySQL sukses dengan mysql_connect !!';
mysql_close($conn);
?>
Kita
lihat di atas ada perintah mysql_connect yang fungsi utamanya adalah
untuk melakukan koneksi ke database MySQL. Sebagai contoh di atas server
MySQL ada di localhost dengan username root dan passwordnya adalah
passwordku. Ada catatan penting yang harus diingat di sini. Sejak versi
4.1, MySQL sudah mengunakan sistem autentikasi protokol yang baru yang
berbasis pada algoritma hashing. Hal ini membuat koneksi yang
menggunakan client lama akan gagal dan akan menghasilkan error message
seperti berikut ini.
Client does not support authentication protocol requested by server; consider upgrading MySQL client
Tidak
usah takut. Penulis sendiri mengalami hal sama ketika melakukan uji
coba dengan PHP 4.3.11 dan MySQL 4.1.11 ini. Solusinya mudah dan ada
beberapa cara. Menurut pada manual MySQL 4.1.11, hal tersebut bisa
diatasi dengan cara reset password dari user sehingga bisa diakses oleh
client versi yang lama. Ini dilakukan dengan menggunakan perintah SET
PASSWORD dan juga fungsi OLD_PASSWORD(). Contoh untuk melakukannya
adalah sebagai berikut.
mysql> SET PASSWORD FOR
-> 'some_user'@'some_host' = OLD_PASSWORD('newpwd');Anda
bisa mengganti 'some_user' dengan user yang Anda gunakan dan
'some_host' dengan host Anda (biasanya localhost). Kemudian pada bagian
newpwd isikan dengan password Anda.
Persistent connection
Selain
menggunakan fungsi mysql_connect, bisa juga dengan menggunakan fungsi
mysql_pconnect. Apa bedanya? Ini adalah fungsi koneksi ke MySQL dengan
cara persistent. Sekali kita koneksi secara persistent ke database
server maka koneksi ini terus melangsungkan hubungan ke database server.
Secara prinsip fungsi mysql_pconnect ini sama dengan mysql_connect
hanya saja dengan dua perbedaan yaitu:
1.
Selama mengadakan koneksi maka fungsi ini akan mencari suatu link
persistent lain yang sudah terhubung ke host, user dan password yang
sama. Jika link tersebut ditemukan maka identifier dari koneksi atau
link tersebut akan diberikan ke client dan client tidak akan mengadakan
koneksi baru ke dataase server.
2.
Koneksi ke database tidak akan terputus jika eksekusi dari suatu script
SQL selesai dilakukan. Pada fungsi mysql_connect, secara otomatis
koneksi akan terputus sesaat setelah suatu script SQL dieksekusi. Pada
fungsi mysql_pconnect, koneksi ke database akan terus terjadi dan tidak
akan diputus walaupun Anda menggunakan fungsi mysql_close.
Sintaks dasar dari penggunaan fungsi mysql_pconnect adalah sebagai berikut.
resource mysql_pconnect ( [string server [, string username [, string password [, int client_flags]]]])
Contoh code PHP nya dari fungsi mysql_pconnect bisa dilihat pada code berikut ini.$conn = mysql_pconnect('localhost', 'root', 'ariesa2001');
if (!$conn) {
die('Koneksi ke MySQL gagal: ' . mysql_error());
}
echo 'Koneksi ke MySQL sukses dengan mysql_pconnect !!';
?>
yang jelas mesti buat script utk koneksi database contohnya koneksi.php
Scr garis besar codenya spt ini :
$host="localhost";
$username="root";
$password=
$database="nama databasenya";
//buat koneksinya
$conn=mysql_connect($host,$username,$password)
//buat cek koneksinya
if(!$conn)
{
echo("Koneksi Gagal");
}
$hasil=mysql_select_db($database);
if(!$hasil)
{
echo("Database Gagal");
}
?>
1.Pengertian Pemograman WEB
Pemrograman web diambil dari 2 suku kata yaitu pemrograman dan web. Pemrograman diartikan proses, cara, perbuatan program
[1].
Definisi Web : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs
internet yang menawarkan teks dan grafik dan suara dan sumber daya
animasi melalui protokol transfer
hypertext.
[2].
Orang banyak mengenal web dengan istilah WWW (world wide web), World
Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini internet
mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW. WWW
adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan
lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi. WWW
berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP). Halaman Web
merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML
yang dapat dibuka/ dilihat/ diterjemahkan dengan Internet Browser .
Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video dan animasi.
Kini internet identik dengan web, karena kepopuleran web sebagai
standar interface pada lanyanan-layanan yang ada di internet, dari
awalnya sebagai penyedia informasi, ini digunakan juga untuk komunikasi
dari email sampai dengan chatting, sampai dengan melakukan transaksi
bisnis (commerce)
[3]
Banyak keuntungan yang diberikan oleh Aplikasi berbasis Web dari pada
aplikasi berbasis desktop, sehingga aplikasi berbasis web telah diadopsi
oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya,
karena beberapa alasan :
- Akses informasi mudah,
- Setup server lebih mudah
- Informasi mudah didistribusikan
- Bebas platform,
informasi dapat disajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja
karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan
HTTP
HTTP (HYPERTEXTTRANSFER PROTOCOL) ADALAH
PROTOKOL YANG DIPERGUNAKAN UNTUK MENTRANSFER DOKUMEN DALAM WORLD WIDE
WEB(WWW). PROTOKOL INI ADALAH PROTOKOL RINGAN, TIDAK BERSTATUS DAN
GENERIK YANG DAPAT DIPERGUNAKAN BERBAGAI MACAM TIPE DOKUMEN.
PENGEMBANGAN HTTP DIKOORDINASI OLEH KONSORSIUM WORLD WIDE WEB(W3C) DAN
GRUP BEKERJA INTERNET ENGINEERING TASK FORCE(IETF), BEKERJA DALAM
PUBLIKASI SATU SERI RFC, YANG PALING TERKENAL ,
YANG MENJELASKAN HTTP/1,1, VERSTI HTTP YANG DIGUNAKAN UMUM SEKARANG
INI. HTTP ADALAH SEBUAH PROTOKOL MEMINTA/MENJAWAB ANTARA CLIENTDAN
SERVER. SEBUH CLIENT HTTP SEPERTI WEB BROWSER, BIASANYA MEMULAI
PERMINTAAN DENGAN MEMBUAT HUBUNGAN TCP/IPKE PORTTERTENTU DI TUAN RUMAH
YANG JAUH (BIASANYA PORT 80). SEBUAH SERVER HTTP YANG MENDENGARKAN
DIPORT TERSEBUT MENUNGGU CLIENT MENGIRIM KODE PERMINTAAN (REQUEST),
SEPERTI "GET / HTTP/1.1" (YANG AKAN MEMINTA HALAMAN YANG SUDAH
DITENTUKAN), DIIKUTI DENGAN PESAN MIMEYANG MEMILIKI BEBERAPA INFORMASI
KODE KEPALA YANG MENJELASKAN ASPEK DARI PERMINTAAN TERSEBUT, DIIKUT
DENGAN BADAN DARI DATA TERTENTU. BEBERAPA KEPALA (HEADER) JUGA BEBAS
DITULIS ATAU TIDAK, SEMENTARA LAINNYA (SEPERTI TUAN RUMAH) DIPERLUKAN
OLEH PROTOKOL HTTP/1,1. BEGITU MENERIMA KODE PERMINTAAN (DAN PESAN, BILA
ADA), SERVER MENGIRIM KEMBALI KODE JAWABAN, SEPERTI "200 OK", DAN
SEBUAH PESAN YANG DIMINTA, ATAU SEBUAH PESAN ERROR ATAU PESAN LAINNYA.
Sejarah
Protokol
HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990. Pada saat
tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini
adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data
dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang
tipe dari dokumen. Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki
menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe
dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam
pengiriman data dokumen. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur
internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk
mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.
Perbedaan WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0[sunting | sunting sumber]
Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna
diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource
Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan
informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar,
sifat Web 1.0 adalah Read.
Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis
di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai
platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk
mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era
Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di
ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang
dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih
membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya
sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat
individu.
Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
- Perilaku pengguna Membaca Menulis
- Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
- Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
- Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
- Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
- Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
- Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
- Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
- Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna
Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah
keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk
datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di
dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat
konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang
bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop,
auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.
Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka
di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya
dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang
Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.Konsep ini dapat
diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan
(Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat
saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web
service.
Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia
TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat
seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan
telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat
ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun
masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer,
bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari
komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti
hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju
dunia yang lebih maju.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa
depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi
dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain
karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang
kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini
masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung
dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin
masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis
teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web
3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu
sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya
komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin
murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini
adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia
seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga
sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO)
Community.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa
depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi
dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain
karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang
kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini
masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung
dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin
masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis
teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web
3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu
sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya
komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin
murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di
dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan
media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini
secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat
yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com”
atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis
ini.
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly
Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang
mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut
Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0
adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh
penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan
untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform
baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi
yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi
pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti
jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”,
“del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas
di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
- CSS (Cascading Style Sheets)
- Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
- Markup XHTML
- Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
- URL yang valid
- Folksonomies
- Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
- XML Web-Service API
Waaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah
Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet.
Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan
broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat
lunak bersifat on-demand. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah
sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam
membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data
online.
Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya
Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi
Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang
dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti,
diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents).
Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu
mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih
mudah.
Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar
yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang
paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF,
OWL, dan SPARQL.
Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0
- Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
- Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
- Network
computing, software-as-a-service business models, Web services
interoperability, distributed computing, grid computing and
cloud computing;
- Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
- Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
- The
intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL,
SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-
based datastores;
- Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
- Intelligent applications.
Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.
Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik instruksi standar untuk
memerintah komputer. Berikut adalah penjelasan tentang bahasa
pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat suatu website:
| Bahasa Pemrograman | Keterangan |
| HTML | HyperText Markup Language (HTML)
adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman
web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser
Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan
dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML
berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan
tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file
HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox, Microsoft Internet Explorer dll.
|
| PHP | Hypertext Preprocessor (PHP) adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada
tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted),
yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah
data form dari web. PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang
dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian
lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).
|
| ASP | ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.
|
| XML | Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya
tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu
metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.
|
| WML | WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language,
yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML
(Extensible Markup Langauge). WML adalah bahasa pemrograman yang
digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.
|
| PERL | Perl adalah
bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS,
Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.
|
| CFM | CFM dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.
|
| Javascript | Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh
Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita
membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu
menjalankan JavaScript.
|
| CSS | Cascading
Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk
mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web
yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri
dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).
|